Selasa, 05 Maret 2013



Teten Masduki ajak warga Jabar telaah dugaan korupsi BJB


Teten Masduki ajak warga Jabar telaah dugaan korupsi BJB 
 
Bank Jabar Banten (BJB) menjadi sorotan publik. Bank kebanggaan warga Jawa Barat dan Banten diduga dibobol dengan modus kredit fiktif ke sebuah perusahaan, PT Alpindo Mitra Baja, di bawah binaan Koperasi Bina Usaha di Sukabumi senilai Rp 38 Miliar.

Pegiat antikorupsi, Teten Masduki, mendesak masyarakat peduli pemberantasan korupsi terutama ketika kasus dugaan korupsi BJB mulai terangkat ke permukaan. Sebab, menurut dia, BJB fungsinya adalah untuk pembangunan daerahnya.

"Masyarakat harus sama-sama bertarung. Agar anggaran yang diperuntukkan oleh rakyat tidak diambil oleh elit politik. Kembalikan uang rakyat kepada rakyat," kata Teten di Bandung, Selasa (5/3).

Teten yang juga salah satu pendiri lembaga nirlaba, Indonesian Corruption Watch (ICW), mengaku Provinsi Jawa Barat masih lemah dalam gerakan anti korupsi. Dia selalu menyoroti penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, kerap dipermainkan elit politik.

"Jadi seharusnya anggaran pendidikan dan kesehatan harus lebih besar, daripada anggaran bantuan sosial atau hibah. Ini perlu kemampuan masyarakat, saya kira penting," ujar Teten.

Menurut Teten, potensi dimiliki BJB cukup besar. Sebagai bank pembangun, potensi kreditnya bisa sampai 90 persen.

"Ini kalau benar disalurkan kepada UMKM, akan ada kemajuan. Yang jelas kasus ini harus diselesaikan," lanjut Teten.

Entah apakah niat Teten melakukan hal itu murni sebagai kontrol sosial, atau sebagai manuver politik. Meski begitu, pasangan Rieke Dyah Pitaloka dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun ini tetap berjanji memegang teguh komitmen membangun Jawa Barat Baru dan Bersih, seperti yang digaungkan ketika Kampanye.

"Komitmen saya sebagai masyarakat Jawa Barat untuk peduli terhadap kegiatan anti korupsi. Saya sedang memikirkan alternatif di luar pemerintahan. Mendorong kemajuan di Jawa Barat. Kami akan kontrol terus pemerintahan. Anggaran publik sampai pro rakyat," ucap Teten.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar